Kali ini saya akan berbagi pengalaman Cara memerah
ASI dengan jari, sangat sederhana dan tidak perlu biaya karena saya tidak punya pompa juga sih^^ hehe.... tp alhamdulillah alhasil saya mahir dalam memerah ASI menggunakan jari. Sebagai langkah
awal Ibu perlu memahami bahwa payudara terdiri atas tiga komponen yang
prinsipil, yaitu Alveoli, saluran, dan Aerola (daerah berwarna kehitaman).
Ketiganya saling berhubungan.
Berikut adalah
cara memerah ASI dengan jari
Bersihkan tangan dengan sabun sampai bersih
Usahakan
ibu bisa duduk dengan posisi yang nyaman dan santai/rileks
Saat seorang
wanita hamil terjadi perubahan-perubahan pada tubuh yg memang secara alamiah
dipersiapkan utk menyambut datang si buah hati. Perubahan-perubahan itu antara
lain berat badan bertambah perubahan pada kulit perubahan pada payudara dll.
Perawatan payudara
sangat penting dilakukan selama hamil sampai masa menyusui. Hal ini krn
payudara merupakan satu-satu penghasil ASI yg merupakan makanan pokok bayi yg
baru lahir sehingga harus dilakukan sedini mungkin.
1. ASI BELUM KELUAR PADA HARI
PERTAMA SEHINGGA PERLU DITAMBAH CAIRAN LAIN
Salah. Memang, banyak ibu yang mengalami kesulitan menyusui di
hari pertama dan mengeluhkan ASI-nya tidak bisa keluar. Namun tak perlu cemas
karena dihari pertama, selain bayi belum memerlukan cairan tambahan, di
dalamtubuhnya pun masih ada cadangan cairan yang cukup.ASI sendiri terdiri atas
88% air. Jadi, kebiasaan memberi cairan seperti susu formula, air putih, teh
manis kepada bayi baru lahir tentu kurangtepat. Di banyak negara tindakan ini
sudah menjadi kebiasaan dengan alasanagar bayi tidak rewel atau sekadar
menghilangkan hausnya. Ditambah lagi, bila cairan itu diberikan dengan dot,
selain refleks mengisap bayi jaditidak terasah, ia juga berisiko bingung
puting.
2. ASI TIDAK BISA MEMUASKAN BAYI
“RAKUS”
Salah. ASI bisa mencukupi semua kebutuhan asupan makanan dan
minuman bayi hingga bayi berusia 6 bulan. Rata-rata kebutuhan cairan bayi pada
minggupertama sekitar 80-100 ml/kg per hari, dan meningkat menjadi 140-160
ml/kgpada usia 3-6 bulan. Semua itu cukup dipenuhi hanya dengan ASI.
By UmmuBaihaqi Umminya'Aisyah and Anny Setyorini in TANYA ASI - HZ Lactation Center
Apa hukum makan tape (ketan atau singkong), karena di dalamnya ada alkohol?
Jawaban:
Tape
halal, tidak ada yang perlu dirumitkan dalam masalah ini, karena yang
diharamkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah makanan
dan minuman yang memabukkan, dan pengertian memabukkan adalah yang
menghilangkan akal disebabkan oleh makanan atau minuman tersebut. Oleh
karenanya, jika makanan tersebut dikonsumsi dengan banyak lalu
memabukkan, maka mengkonsumsinya meski sedikit pun menjadi haram,
berdasarkan sabda Rasulullah,
“Dari Aisyah, beliau
berkata, “Saya mendengar Rasulullah bersabda, ‘Setiap yang memabukkan
itu haram, dan kalau (minum) satu gentong itu memabukkan, maka meminum
satu ciduk tangan pun haram.’” (Hr. Abu Daud: 3587, Tirmizi: 1928,
dengan sanad shahih)
Dengan ini, maka illat dan patokannya
adalah apakah makanan atau minuman tersebut memabukkan ataukah tidak.
Kalau memabukkan berarti haram, sedangkan kalau tidak, berarti halal.
Bukan karena ada unsur alkohol ataukah tidak, karena makanan yang
mengandung unsur alkohol tidak hanya tape, tetapi juga beberapa
buah-buahan, seperti durian, juga minuman yang diambil dari buah pohon
siwalan (legen, dalam bahasa Jawa). Bahkan, nasi pun mengandung unsur
alkohol.
Namun ada dua hal yang perlu diingat:
Harap
dibedakan antara memabukkan (hilang akal) dengan sakit mabuk karena
makan makanan tertentu. Bisa saja sebuah makanan menyebabkan sakit bila
dikonsumsi, mungkin karena berlebihan atau mungkin karena alergi. Namun,
ini bukan termasuk makanan yang memabukkan karena memabukkan adalah
menghilangkan akal.
Patokan apakah makanan atau minuman itu
memabukkan ataukah tidak adalah jika makanan tersebut dikonsumsi oleh
orang yang belum pernah minum minuman keras, bukan orang yang sudah
biasa teler karena sering minum minuman keras. Wallahu a’lam.
Dijawab oleh Ustadz Abu Ibrohim Muhammad Ali pada Majalah Al-Furqon, edisi 12, tahun ke-7, 1430 H/2009 M.
(Dengan beberapa pengubahan tata bahasa dan aksara oleh redaksi KonsultasiSyariah.com)
Cacar
Air (Varicella, Chickenpox) adalah suatu infeksi virus menular yang
sering timbul dan menyebabkan ruam kulit berupa sekumpulan bintik-bintik
kecil yang datar maupun menonjol, lepuhan berisi cairan serta keropeng,
yang menimbulkan rasa gatal.
Penyebab Penyebabnya adalah virus varicella-zoster.
Virus ini ditularkan melalui percikan ludah penderita atau melalui
benda-benda yang terkontaminasi oleh cairan dari lepuhan kulit. Penderita bisa menularkan penyakitnya mulai dari timbulnya gejala sampai lepuhan yang terakhir telah mengering.
Karena itu, untuk mencegah penularan, sebaiknya penderita diisolasi (diasingkan).
Jika seseorang pernah menderita cacar air, maka dia akan memiliki
kekebalan dan tidak akan menderita cacar air lagi. Tetapi virusnya bisa
tetap tertidur di dalam tubuh manusia, lalu kadang menjadi aktif kembali
dan menyebabkan herpes zoster.
Gejala dan tanda
Gejalanya mulai timbul (masa inkubasi) dalam waktu 10-21 hari setelah
terinfeksi. Biasanya pasien sudah terinfeksi virus selama lebih dari 48
jam sebelum gejalanya muncul.
Pada anak-anak yang berusia
diatas 10 tahun, gejala awalnya berupa sakit kepala, demam sedang dan
rasa tidak enak badan, nafsu makan menurun. Gejala tersebut biasanya
tidak ditemukan pada anak-anak yang lebih muda, gejala pada dewasa
biasanya lebih berat.
24-36 jam setelah timbulnya gejala awal,
muncul bintik-bintik merah datar (makula). Kemudian bintik tersebut
menonjol (papula), membentuk lepuhan berisi cairan (vesikel) yang terasa
gatal, yang akhirnya akan mengering. Proses ini memakan waktu selama
6-8 jam.
Selanjutnya akan terbentuk bintik-bintik dan lepuhan yang baru.
Pada hari kelima, biasanya sudah tidak terbentuk lagi lepuhan yang
baru, seluruh lepuhan akan mengering pada hari keenam dan menghilang
dalam waktu kurang dari 20 hari.
Papula di wajah, lengan dan
tungkai relatif lebih sedikit; biasanya banyak ditemukan pada batang
tubuh bagian atas (dada, punggung, bahu). Bintik-bintik sering ditemukan
di kulit kepala.
Papula di mulut cepat pecah dan membentuk
luka terbuka (ulkus), yang seringkali menyebabkan gangguan menelan.
Ulkus juga bisa ditemukan di kelopak mata, saluran pernafasan bagian
atas, rektum dan vagina. Papula pada pita suara dan saluran pernafasan
atas kadang menyebabkan gangguan pernafasan. Bisa terjadi pembengkaan kelenjar getah bening di leher bagian samping.
Cacar air jarang menyebabkan pembentukan jaringan parut, kalaupun ada,
hanya berupa lekukan kecil di sekitar mata. Luka cacar air bisa
terinfeksi akibat garukan dan biasanya disebabkan oleh stafilokokus.
Pengobatan
Pengobatan yang diberikan biasanya berupa pengobatan suportif/
simptomatik dan menjaga higienis yang baik agar terhindar dari infeksi
sekunder.
Pada anak usia sekolah sebaiknya diistirahatkan dulu
dirumah, guna mencegah penularan terhadap teman-teman di sekolahnya. Dan
boleh masuk kembali apabila keropengnya sudah mengering dan demamnya
sudah turun.
Dapat digunakan obat-obatan antipiretik untuk
mengurangi demam, namun sebaiknya menghindari penggunaan aspirin, karena
dapat menyebabkan sindrom Reye.
Untuk mengurangi rasa gatal
dan mencegah penggarukan, sebaiknya kulit dikompres dingin. Bisa juga
dioleskan losyen kalamin, antihistamin atau losyen lainnya yang
mengandung mentol atau fenol. Atau secara alamiah dengan menggunakan ASI
^__^
Untuk mengurangi resiko terjadinya infeksi bakteri, sebaiknya: 1. Kulit dicuci sesering mungkin dengan air dan sabun 2. Menjaga kebersihan tangan 3. Puku dipotong pendek 4. Pakaian tetap kering dan bersih. 5. Kadang diberikan obat untuk mengurangi gatal (antihistamin). 6. Jika terjadi infeksi bakteri, diberikan antibiotik. 7. Jika kasusnya berat, bisa diberikan obat anti-virus asiklovir.
Obat anti-virus boleh diberikan kepada anak yang berusia lebih dari 2
tahun. Asiklovir biasanya diberikan kepada remaja, karena pada remaja
penyakit ini lebih berat. Asikloir bisa mengurangi beratnya penyakit
jika diberikan dalam wakatu 24 jam setelah munculnya ruam yang pertama. Obat alernatif lainnya yaitu: Famsiklovir, valasiklovir, vidarabin dan interferon. Terapi alamiah merupakan pilihan pertama, terutama bagi bayi dan anak. Berikan propolis 2x2 tetes pada anak sebagai anti virus dan sertai dengan madu, habbatussauda, dan sebagainya.
Komplikasi
Anak-anak biasanya SEMBUH dari cacar air tanpa masalah. Tetapi pada
orang dewasa maupun penderita gangguan sistem kekebalan, infeksi ini
bisa berat atau bahkan berakibat fatal.
Adapun komplikasi yang bisa ditemukan pada cacar air adalah: • Pneumoniakarena virus • Peradangan jantung • Peradangan sendi • Peradangan hati • Ensefalitis (infeksi otak) • Sindrom Reye • Purpura • Infeksi bakteri (erisipelas, pioderma, impetigo bulosa).
Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan ruam kulit yang khas (makula, papula, vesikel dan keropeng). Pemeriksaan penunjang
Pemeriksaan leukosit biasanya mennjukkan hasil yang normal, rendah,
atau meningkat sedikit. Multinucleated giant cells pada pemeriksaan
Tzanck smear dari lepuhan kulit. Hasil positif pada pemeriksaan kultur
jaringan.
Pencegahan Untuk mencegah cacar air dapat dilakukan dengan menjaga higiene diri dan lingkungan. Tingkatkan daya tahan tubuh anak dengan menggunakan ASI dan makanan sehat seimbang.